Senin, 25 April 2016

PENELITIAN PENDIDIKAN

2/3/2015
JUDUL PENELITIAN
ü  Setiap penelitian yang akan dilakukan harus ditentukan judul terlebih dahulu.
ü  Judul yang dipilih harus ada hubungannya dengan masalah yang diteliti.
ü  Dalam menentukan judul penelitian seorang peneliti tidak melepaskan diri dari spealisasi studinya
Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam memilih judul penelitian.
        I.            Jawab Pertanyaan
a.      Apakah latar belakang pengetahuan kecakapan, kemampuan sudah cukup untuk memecahkan persoalan2 hubungannya dengan topik.
b.      Apakah syarat2 pembiayaan sudah dipenuhi termasuk biaya angket responden
c.       Apakah batas waktu memungkinkan untuk menyelesaikan semua persoalan yang bersangkut paut dengan topik
d.      Apakah topik tidak menyulitkan untuk mencari sponsor2 pembimbing adalah konsultan
e.      Akan didapatkan kerjasama dengan pihak2 lain dalam melaksanakan research sehubungan dengan topik
      II.            Syarat2 untuk menentukan judul
a.      Judul berdasarkan jangkauan dalam arti tersedia secukupnya, bahan-bahan adalah data diperlukan untuk membahas topik itu.
b.      Judul cukup menarik minat untuk diselidiki dan dibahas
c.       Judul penelitian umumnya diumumkan dengan keperluan yang bersifat praktis . Umpamanya situasi perekonomian , kenakalan remaja, suku terasing terhadap perubahan, warisan , tradisi, sikap kesadaran , masyarakat terhadap kebijakan pemerintah dan sebagainya.
d.      Rumusan judul penelitian yaitu dalam sikap ditangkap isinya oleh pembaca.
9/3/2015
METODOLOGI PENELITIAN PENDIDIKAN
1.       Pengertian Penelitian
-          Suatu kegiatan untuk mencari, mencatat, merumuskan dan menganalisis sampai menyusun laporan
-          Metodologi penelitian adalah ilmu mengenai jalan yang dilewati untuk mencapai pemahaman
-          Pemahaman yg dimksd harus ditetapkan secara bertanggungjawab ilmiah & Data yg dicari untuk m’bangun / m’peroleh p’mahaman
2.       Pengertian Metodologi
-          Metodologi : metode adlh cara untuk mlkkn ssuatu
Logos: ilmu/ pengetahuan
-          Metodologi : cara untuk mlkkn ssuatu dgn menggunakan pikiran secara seksama untuk mencapai suatu tujuan
-          Defenisi: 
David H. Penny : penelitian adlh pemikiran yg sistematis mengenai b’bagai jenis mslh yg pemecahanx  memerlukan pengumpulan & penafsiran data
23/3/2015
PERKEMBANGAN METODOLOGI PENELITIAN
        I.            Trian and Error
Pada periode ini disyaratkan bahwa ilmu pengetahuan masih dalam keadaan embrional , dalam periode ini, orang menyusun ilmu pengetahuan dengan cara mencoba-coba berulang kali sampai dijumpai suatu pemecahan yang dianggap memuaskan.
      II.            Periode Authority and Tradition
IP didasarkan atas pendapat para pemimpin / penguasa waktu itu pendapat-pendapat itu dijadikan ajaran yang harus diikuti saja, oleh rakyat banyak dan harus menerima bahwa ajaran itu benar, disamping pendapat penguasa/ pemimpin , tradisi dalam kehidupan  manusia memegang peranan penting dimasa lampau, memang tradisi merupakan hal yang tabuh karenanya tradisi dipercaya segala  hal yang benar, sehingga tradisi menguasai carnya berfikir dan cara kerja manusia berabad-abad lamanya.
    III.            Periody Speculation and Argumentation
Doktrin/ ajaran para pemimpin serta tradisi yang berada di masyarakat sedah menggunakan dialektika untuk mengadakan diskusi dalam memecahkan masalah untuk memperoleh kebenaran dengan kata lain masyarakat mulai membentuk kelompok2 spekullasi untuk memperoleh kebenaran digunakan juga argumen masing-masing kelompok membuat spekulasi dan argumen untuk menentukan kebenaran
    IV.            Periody hypotesis and Experimentation
Orang mulai mencari rangkaian tata cara untuk menerangkan suatu kejadian , mulanya membuat dugaan, kemudian mengumoulkan fakta, kemudian fakta itu dianalisis dan diolah , dan ditarik kesimpulan darinya dengan observasi dan dokumen2.








  TUJUAN/MANFAAT PENELITIAN









 TUJUAN

MANFAAT




1.      Menemukan problem2 baru (Eksploratif)

1.      Dapat menyusun laporan
secara lisan/tulisan karya ilmiah dalam bentuk paper/makalah, skripsi,tesis dan disertasi.

 Penelitian mengadakan penjelajahan untuk mencari masalah-masalah yang baru

2.       Mengembangkan pengetahuan yang sudah ada (Development)

2.    Memahami arti pentingnya suatu riset, sehingga keputusan-keputusan yang dibuat dapat dipikirkan dan diatur sebaik-baiknya

 Penelitian yang menggambarkan sifat-sifat, kondisi2, jenis, bentuk , frekuensi dan penyebaran suatu gejala.

3.      Dapat menilai hasil penelitian yang sudah ada yaitu untuk mengukur sampai seberapa jauh suatu hasil penelitian dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
      3.      Menguji kebenaran suatu pengetahuan (Verivikatif)
Penelitian yang berusaha menjelaskan labih jauh tentang kebenaran hubungan sebab akibat.
05/4/2015
13/4/2015
PENELITIAN MEMILIKI NILAI (CIRI-CIRI PENELITIAN)
1.      Netralitas Emosional
Penelitian haruslah senantiasa sadar dan bersikap tegas yang berarti ia senantiasa memegang tujuan yang ingin dicapai. Dalam mengamati segala yang dipelajari dan diamatinya. Dan dalam mengamati segala hal harus terlepas dari rasa suka dan tak suka, pro dan kontra kepentingan pribadi dan kelompok jadi mengamati gejala sebagaimana adanya.
2.      Keterbukaan
Menghendaki proses kegiatan ilmiah maupun hasil dan kesimpulan yang dicapai harus dilaporkan sehingga rekan ilmuan mendapat kesempatan untuk mengemukakan pandangannya sehingga terbuka luas kemungkinan bagi setiap kegiatan ilmiah untuk dikenali, dikritik dan ditanggapi. Keterbukaan ini adalah suatu fenomena para ilmuan yang terus menerus berlangsung demi mencapai kebenaran ilmiah.
3.      Ketegasan Sendiri
Nilai ini menghendaki bahwa kebenaran yang dikandung oleh kesimpulan ilmiah maupun nilai kekuasaan dan kewibawaan dalam dirinya sendiri. Ketegasan sendiri dari kesimpulan ilmiah tidak perlu bersembunyi dibalik otoritas kamasyhuran seseorang atau pendapat mayoritas.













27/4/2015

PENELITIAN








MACAM-MACAM

MANFAAT




1.Penelitian Pasif

1.Dapat menyusun laporan
secara lisan/tulisan karya ilmiah dalam bentuk paper/makalah, skripsi,tesis dan disertasi.
Suatu penelitian yang hanya sekedar ingin memperoleh gambaran  tentang sesuatu keadaan atau persoalan, dan dilaksanakan secara informal.


2.Penelitian Aktif

2.    Memahami arti pentingnya suatu riset, sehingga keputusan-keputusan yang dibuat dapat dipikirkan dan diatur sebaik-baiknya

Penelitian yang disertai langkah-langkah , pengumpulan, pengolahan, penyajian dan analisis data secara sistematis dan efisien atau memecahkan suatu persoalan atau menguji hipotesis.

3.Dapat menilai hasil penelitian yang sudah ada yaitu untuk mengukur sampai seberapa jauh suatu hasil penelitian dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
















4/5/2015
PENGERTIAN DAN MACAM KARYA TULIS ILMIAH
Karya tulis ilmiah adalah karya tulis yang disusun oleh seseorang berdasarkan hasil-hasil penelitian ilmiah yang telah dilakukannya, antara lain, dalam bentuk makalah, skripsi, tesis, dan disertasi.
1.         Makalah
Makalah adalah karya tulis ilmiah yang membahas suatu pokok persoalan, sebagai hasil penelitian atau sebagai hasil kajian yang disam-paikan dalam suatu pertemuan ilmiah (seminar) atau yang berkenaan dengan tugas-tugas perkuliahan yang diberikan oleh dosen yang harus diselesaikan secara tertulis oleh mahasiswa. Tebalnya minimal 8 (delapan) halaman.
2.         Skripsi
Skripsi adalah karya ilmiah yang ditulis berdasarkan hasil penelitian lapangan atau penelitian kepustakaan dan dipertahankan di depan sidang ujian (munaqasyah) dalam rangka penyelesaian studi tingkat Strata Satu (S1) untuk memperoleh gelar Sarjana. Tebal skripsi minimal 60 (enam puluh) halaman jika ditulis dalam bahasa Indonesia, dan minimal 40 (empat puluh) halaman jika ditulis dalam bahasa asing (Arab atau Inggris).
3.         Tesis
Tesis adalah karya ilmiah yang ditulis dalam rangka penyelesaian studi pada tingkat program Strata Dua (S2), yang diajukan untuk diuji/ dinilai oleh tim penguji guna memperoleh gelar Magister. Pembahasan dalam tesis mencoba mengungkapkan persoalan ilmiah tertentu dan meme-cahkannya secara analitis kritis. Tebal tesis minimal 100 (seratus) halaman.
4.         Disertasi
Disertasi adalah karya ilmiah yang ditulis dalam rangka penyele-saian studi pada tingkat Strata Tiga (S3), yang dipertahankan di depan sidang ujian promosi untuk memperoleh gelar Doktor (Dr.). Pembahasan dalam disertasi harus analitis kritis, dan merupakan upaya pendalaman dan pengembangan ilmu pengetahuan yang ditekuni oleh mahasiswa yang bersangkutan. Untuk itu, pembahasannya harus menggunakan pendekatan multidisipliner yang dapat memberikan suatu kesimpulan yang berimpli-kasi filosofis dan mencakup beberapa bidang ilmiah. Tebalnya minimal 200 (dua ratus) halaman.
5. Laporan penelitian
 Secara substansial makalah, skripsi, tesis, dan disertasi, jika disebutkan secara bersama-sama, akan disebut sebagai “ laporan penelitian” saja. Tetapi laporan penelitian yang dimaksud disini adalah karya ilmiah yang ditulis dalam rangka pengembangan keilmuan, dalam konteks UIN Alauddin Makassar, laporan penelitian biasanya berkoleksi dengan lembaga pusat penelitian, tebal laporan penelitian minimal 60 halaman.
11/5/2015
RANCANGAN PENELITIAN OLEH DIRJEN PENDIDIKAN TINGGI

Sesuai sifatnya
 


PENELITIAN HISTORIS                                                                 PENELITIAN DESKRIFTIF  
1.      PENELITIAN HISTORIS (HISTORICAL RESEARCH)
ª      Tujuan => Untuk merenstruksi masa lampau secara sistematis dan obyektif dengan cara mengumpulkan , mengevaluasi dan memverivikasikan serta mensistematiskan bukti-bukti untuk menegakkan fakta dan memperoleh kesimpulan yang kuat dihubungkan dengan fakta yang ada pada masa sekarang dan proyeksi masa depan.
ª      Contoh : tentang praktek dukun bayi didaerah pedesaan bermaksud memahami dasarnya dimasa lampau serta relevansinya dengan masa kini
ª      Ciri-ciri
a.      Penelitian historis lebih tergantung kepada data yang diobservasi oleh peneliti sendiri
b.      Penelitian historis haruslah tertib tetap sistematis dan teratur
c.       Penelitian historis tergantung 2 data yaitu data primer (data yang secara langsung diperoleh oleh peneliti/data asli) dan data sekunder (data yang diperoleh dari orang lain atau sumber sekunder.
d.      Penelitian historis menghendaki kritik untuk memperoleh kualitas data
ª      Langkah-langkah
a.      Langkah pokok
Meliputi ;
·         Apakah pendekatan historis merupakan yang terbaik bagi masalah yang digarap
·         Apakah data penting yang diperlukan bisa diperoleh
·         Apakah hasilnya dapat digunakan
b.      Merumuskan tujuan penelitian
c.       Mengumpulkan data
d.      Melaksanakan kritik internal dan eksternal
e.      Menyusun laporan
2.      PENELITIAN DESKRIFTIF( DESCRIFTIVE RESEARCH)
ª      Yaitu berusaha untuk menuturkan pemecahan masalah yang ada sekarang berdasarkan data-data menyajikan data, menganalisis dan menginterpretasi, bersifat komparatif dan korelatif
ª      Tujuan : untuk memecahkan masalah sistematis dan faktual mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi
ª      Contoh : survei mengenai sifat masyarakat petani terhadap program KB dan penelitian tentang pendapat masyarakat untuk mengembangkan pendidikan luar biasa
ª      Ciri-ciri
a.      Bersifat menyajikan potret keadaan yang bisa mengajukan hipotesis atau tidak
b.      Merancang cara pendekatannya meliputi : macam data, penentuan sampel, metode pengumpulan data melatih para tenaga lapangan dan sebagainya
c.       Mengumpulkan data
d.      Menyusun laporan


18/5/2015
BERFIKIR ILMIAH

Berfikir Deduktif
ü  Berfikir rasional adalah bagian dari berfikir ilmiah
ü  Logika deduktif = menggunakan berfikir rasional
ü  Logika deduktif = menarik kesimpulan dari pernyataan yang bersifat umum menuju pernyataan-pernyataan yang bersifat khusus dengan menggunakan penalaran / rasio
ü  Produk berfikir deduktif dapat digunakan untuk menyusun hipotesis yakni jawaban sementara yang kebenarannya masih perlu diuji / dibuktikan melalui proses keilmuan selanjutnya
Berfikir Ilmiah
ü  Menggunakan antara berfikir deduktif dengan berfikir induktif  disebut berfikir ilmiah
ü  Berfikir rasional menggunakan hipotesis kemudian kebenaran hipotesis mengalami pengujian secara empiris.
ü  Langkah- langkah berfikir ilmiah :
1.      Merumuskan masalah
2.      Mengajukan hipotesis/jawaban sementara
3.      Verivikasi data => mengumpulkan data-data secara empiris
4.      Menarik kesimpulan => menentukan jawaban definitif dari setiap masalah yang diajukan.
Berfikir Induktif
ü  Berfikir induktif = menarik kesimpulan yang bersifat umum dari data khusus berdasarkan pengamatan empiris
ü  Menarik kesimpulan dari fakta-fakta yang bersifat khusus ke kesimpulan yang bersifat umum.




















De Cartes => أً نَا أُ فَكِّرُ فَإِذَا أَنَا مَوْجُوْدٌ  = “Saya berfikir oleh karena itu saya ada”
Pernyataan diatas menggambarkan eksistensi keberadaan manusia sebagai makhluk yang berakal, Agama bersesuaian dengan akal
3 hal pokok yang harus diperoleh dalam suatu bahasan pembelajaran yaitu ranah kognitif = wilayah akal =  اَلنَّاهِيَةُ الْفِكْرِيَّةُ, afektif dan psikomotorik.
01/06/2015         
JENIS-JENIS PENELITIAN DAN BEBERAPA KESIMPULAN
I. JENIS PENELITIAN
1.      METODE PENELITIAN EKSPERIMEN
Biasanya dilakukan untuk pengujian hipotesis tertentu,
2.      METODE PENELITIAN SURVEY
Digunakan untuk melakukan penarikan kesimpulan secara umum (generalisasi) dari sampel yang ditentukan
3.      PENELITIAN CONTENT ANALISIS
Yaitu digunakan dalam penelitian komunikasi
4.      METODE PENELITIAN ANALISIS DATA SEKUNDER
Digunakan dibidang ekonomi
5.      PENELITIAN EVALUASI
Yaitu digunakan dibidang pendidikan
6.      PENELITIAN STUDI KASUS
Yaitu digunakan dibidang antropologi dan sosiologi mikro untuk mendeskripsikan suatu satuan analisis secara utuh.
7.      METODE GROUNDED RESEARCH
Yaitu digunakan dalam penelitian sosial, khususnya penelitian antropologi
Rumusan masalah idealnya 3, berupa question word, bagaimana, mengapa.
Hipotesis bersinergi dengan setiap rumusan masalah, setiap nomor rumusan masalah berada pada nomor yang sama pada hipotesis , jadi kalau rumusan masalah 3 berarti hipotesis juga 3.
II. KESIMPULAN
1.      Penelitian adalah usaha-usaha untuk menemukan mengumpulkan dan menguji kebenaran
2.      Dalam usaha yang dilakukan metode ilmiah adalah menggunakan  proses berfikir secara induktif, deduktif untuk memecahkan masalah.
3.      Ciri-ciri penelitianyaitu dilaksanakan secara cermat, sehingga penemuan masalah mengkaji teori dirancang secara matang, obyektif dalam operasi dan pelaksanaannya
4.      Berkat hasrat ingin tau yang ada pada manusia, sejak kanak-kanak terus berkembang sejalan dengan masalah yang ia hadapi.
5.      Penelitian yang baik, paling tidak memiliki nilai netralitas dan ketegakan sendiri .

-